Garut, 9 Juli 2026 - Dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan, Babinsa Desa Kertajaya Koramil 1105/Cibatu, Serda Rusman Rusdiana, melaksanakan monitoring pekerjaan pembangunan peningkatan jaringan irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kampung Nyalindung, Daerah Irigasi (D.I.) Legok Oncom, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dihadiri Ketua Kelompok Tani (Poktan) Seja Bela, Dadan Hamdani, beserta anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Makmur Tani. Monitoring dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi petani dalam memenuhi kebutuhan air irigasi.
Ketua Poktan Seja Bela, Dadan Hamdani, mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Babinsa selama pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, jaringan irigasi tersebut sangat dibutuhkan untuk memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga mampu meningkatkan produktivitas hasil panen.
"Kami juga mengajak seluruh anggota P3A dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta merawat jaringan irigasi yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, " ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Kertajaya, Serda Rusman Rusdiana, mengatakan bahwa kehadirannya di lokasi merupakan bagian dari tugas pendampingan sekaligus memastikan Program P3-TGAI berjalan dengan baik.
"Kami berharap pembangunan jaringan irigasi ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani, " katanya.
Komandan Koramil 1105/Cibatu, Lettu Inf. Nurwanda, menegaskan bahwa Babinsa harus terus aktif mendampingi dan mengawasi setiap program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Senada dengan itu, Dandim 0611/Garut, Letkol Inf. Fahrisal Efendi Sinaga, S.IP., menyampaikan bahwa pembangunan jaringan irigasi merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan sektor pertanian. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah, dan kelompok tani harus terus diperkuat agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Danrem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M., mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur pertanian membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memastikan setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, dan bermanfaat.
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa TNI AD akan terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan pembangunan sarana dan prasarana pertanian. Menurutnya, infrastruktur irigasi yang baik menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Melalui kegiatan monitoring ini diharapkan pembangunan peningkatan jaringan irigasi Program P3-TGAI di D.I. Legok Oncom dapat selesai sesuai target, memberikan manfaat maksimal bagi para petani, serta mendukung peningkatan hasil pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Cibatu.

Dadang TH.